Ajaib! Ikon ini selamatkan rumah dari Kebakaran!

Ikon Semak Belukar Tak Terbakar dari Theotokos Tersuci didasarkan pada mukjizat yang disaksikan oleh Musa dalam Perjanjian Lama. 



Gereja senantiasa memandang Semak Belukar Tak Terbakar diatas Gunung Horeb itu sebagai model dari Theotokos Tersuci yang memberikan kelahiran kepada Kristus Sang Juruselamat, sementara tetap menjadi Perawan. Perumpamaan ini ditemukan di dalam himnografi Gereja (sebagai contoh, Dogmatikon pada Ibadat Vesper Sabtu dalam Irama 2), dan juga dalam ikonografi.

Salah satu penggambaran paling awal dari Bunda Allah sebagai Semak Belukar Tak Terbakar itu ditunjukkan saat ia memangku Putra sucinya itu di tengah-tengah sebuah semak belukar yang terbakar namun tidak menghanguskannya.

Ada sebuah kisah tua mengenai api yang menghanguskan beberapa kayu bangunan. Di tengah-tengah kobaran api seorang wanita tua berdiri di depan rumahnya sambil memegang sebuah ikon Semak Belukar Tak Terbakar. Seorang saksi yang kebetulan saja bertemu dengannya disana, terpesona dengan imannya itu. Hari berikutnya ia kembali ke tempat itu dan terpana menyaksikan rumah dari wanita tua itu seutuhnya terselamatkan dari kebakaran, sementara rumah-rumah yang lain disekitarnya hangus terbakar. Bukan hanya seorang wanita tua ini, banyak Ikon dan replika dari semak belukar tak terbakar menjadi pelindung atas rumah rumah dari kebakaran. Ini boleh jadi menjelaskan mengapa Bunda Allah, melalui Ikonnya Semak Belukar Tak Terbakar ini, dianggap sebagai pelindung rumah dari kebakaran disertai iman.


Kebanyakan ikon kini melukiskan belukar ini dalam suatu simbol mode. Ada dua berlian yang saling tumpang tindih: satu berwarna merah (melambangkan api), yang lain hijau (melambangkan belukar), membentuk delapan titik bintang. Theotokos ditampilkan di tengah-tengah.

Keempat sudut dari berlian hijau itu merupakan simbol dari empat Penginjil: seorang manusia (Santo Matius), seekor singa (Santo Markus), seekor lembu (Santo Lukas), dan seekor elang (Santo Yohanes). Simbol-simbol ini diambil dari kitab Yehezkiel 1:10 dan kitab Wahyu 4:7. Para Malaikat Agung digambarkan di keempat sudut dari berlian merah.

Desain dari ikon itu telah menjadi lebih kompleks seiring bergulirnya waktu. Kini kita dapat melihat para malaikat agung, Musa dan semak belukar (Kel. 3:2), Yesaya dan serafim dengan bara yang menyala (Yes. 6:7), Yehezkiel dan pintu gerbang yang mana Allah saja yang dapat masuk melewatinya (Yeh. 44:2), dan Yakub dengan tangga ke langit (Kej. 28:12). Theotokos nampak memegang tangga Yakub yang menghubungkan langit dan bumi. Terkadang Tunggul Isai (Yes. 11:1) ditampilkan di tengah-tengah dari tepi bawah ikon itu.

Diyakini bahwa ikon-ikon paling awal dari Semak Belukar Tak Terbakar ini asalinya dari Biara Santa Katarina di Gunung Sinai.
Sumber:Mengenal Katolik Bizantin-Facebook

kami juga menyediakan ikon ini dalam bentuk tradisional maupun replika mengingat kerumitan yang sangat besar dari ikon ini.

Tuhan Memberkati!

Komentar